Posted by: marselazy | December 28, 2009

PNPM Mandiri Depbudpar Sentuh Penduduk Miskin Pedesaan

Persoalan kemiskinan dan juga pemberdayaan masyarakat memerlukan suatu strategi , instrumen dan berbagai program aksi yang tepat, sehingga sektor industri pariwisata dan industri kreatif budaya diharapkan menjadi instrumen penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat yang efektif.

Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) menyinergikannya melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin di sektor pariwisata dan usaha yang terkait secara mandiri.

Untuk tahun anggaran 2009, Depbudpar telah merealisasikan bantuan melalui program PNPM Mandiri tersebut kepada 104 desa di 17 provinsi di tanah air, yang menjadi sasaran baik itu desa yang sudah menyandang predikat desa wisata maupun akan menjadi desa wisata.

Setiap desa nantinya menerima bantuan berkisar Rp50 juta hingga Rp60 juta.

Seperti dikemukakan Sekretaris Ditjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Depbudpar, Winarno Sudjas di Yogyakarta awal pekan ini, tidak semua desa wisata menerima bantuan dana PNPM Mandiri tersebut, tetapi diutamakan bagi desa yang berpotensi mendukung sektor pariwisata yang mempunyai keterkaitan fungsi dan peran sebagai obyek pendukung pariwisata.

Ia mencontohkan, masyarakat miskin yang berdomisili di sekitar destinasi pariwisata serta pusat-pusat kegiatan pariwisata.dan budaya menjadi salah satu sasaran pemberian bantuan itu, agar dapat meningkatkan kesejahteran mereka.

Bantuan PNPM Mandiri itu diharapkan tepat sasaran dan tepat guna dan untuk 2010 besaran dana akan ditingkatkan menjadi antara Rp80 juta hingga Rp100 juta untuk setiap desa. Demikian juga sasaran bantuan juga akan diperluas dan lebih selektif, kata Winarno.

Dalam kesempatan meninjau beberapa desa penerima PNPM Mandiri maupun desa yang berpotensi menerima bantuan tersebut di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, meski tersirat belum adanya kepuasan pihak penerima, tetapi diakui bantuan itu sangat bermanfaat dan memotivasi masyarakat desa untuk lebih berkreasi.

Di Desa Candirejo, yang terletak sekitar tiga km dari Candi Borobudur, Magelang, beberapa penduduknya yang semula hanya bertani, dengan desanya dijadikan kawasan “desa wisata”telah menggugah masyarakatnya untuk melakukan usaha kecil-kecilan seperti membuat krupuk singkong atau jajanan lainnya untuk konsumsi wisatawan.

Mukijo dan istrinya, yang semula hanya bertani dengan penghasilan yang sangat minim, kemudian tergerak untuk usaha pembuatan krupuk singkong.

Dari modal seadanya untuk membeli singkong , yang kemudian diolah secara tradisional, ia mengaku dapat memperoleh tambahan penghasilan.

“Semula itu hanya pekerjaan sambilan selain bertani, tapi sekarang menjadi usaha pokok yang digeluti karena sudah mulai banyak pesanan,” kata Mukijo, yang mendapat bantuan karena desanya merupakan salah satu penerima bantuan PNPM Mandiri tersebut.

Mukijo, mengaku menerima bantuan sekitar Rp3 juta, meski tidak berwujud uang tunai, namun berupa alat mesin untuk memarut dan memisahkan pati singkong, yang dibuat menjadi kerupuk berbentuk gelang (selondok-bhs. jawa red) dengan cita rasa gurih.

Bapak beranak dua itu mengaku bersyukur menerima bantuan tersebut karena bisa meningkatkan produksinya yang semula hanya sekitar 10 sampai 15 kg krupuk singkong per hari menjadi sekitar 60-70 kg singkong.

“Sekarang kami bisa memproduksi 30 hingga 40 kg krupuk per hari dengan harga jual Rp15.000 per kg,” katanya seraya menambahkan bisa mendapat keuntungan Rp30 ribu sampai Rp40 ribu per hari.

Sumber : ekonomi daerah


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: