Posted by: marselazy | December 28, 2009

Industri Pariwisata Kalbar Terkendala Biaya Transportasi Tinggi

Pengembangan industri pariwisata di Kalimantan Barat (Kalbar) masih terkendala tingginya biaya transportasi serta terbatasnya infrastruktur menuju objek wisata unggulan.

Ketua DPD Asosiasi Tur dan Agen Wisata (Asita) Kalbar Hefni AS saat dihubungi, Sabtu mencontohkan Kabupaten Ketapang yang dapat ditempuh menggunakan transportasi udara sekitar setengah jam dari Pontianak.

“Tapi biayanya sekira Rp400 ribu sampai Rp500 ribu, padahal waktunya singkat,” katanya.

Calon wisatawan yang ingin ke Ketapang akhirnya pikir-pikir sebelum memutuskan menggunakan pesawat. Sementara jalur lain menggunakan transportasi air dengan waktu tempuh delapan jam.

Menurut Hefni AS, dari segi potensi, pariwisata Kabupaten Ketapang amat potensial. Selain itu, kualitas dan kuantitas penginapan juga sudah memadai.

“Kondisi serupa juga dialami di kabupaten lain yang mempunyai potensi alam menarik tetapi letaknya jauh dan infrastruktur terbatas sehingga calon wisatawan enggan berkunjung,” kata Hefni AS.

Ia juga berharap pemerintah dapat memfasilitasi kegiatan budaya dan pariwisata berskala nasional.

“Kalau perlu manca negara, supaya wisatawan asing ramai ke Kalbar,” kata dia.

Informasi mengenai kegiatan-kegiatan budaya dan pariwisata juga perlu disampaikan ke Asita karena jaringan yang luas.

“Jadwal kegiatan juga tidak perlu diubah-ubah karena wisatawan kerap mengeluhkan hal itu,” kata Hefni AS.

Sumber : daerah industri


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: