Posted by: marselazy | December 21, 2009

Petani Keluhkan Naiknya Biaya Produksi

Hujan yang tidak menentu selama dua bulan terakhir menyebabkan biaya produksi pertanian di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, membengkak.

Keluhan itu setidaknya diungkapkan sejumlah petani di Pacitan saat membahas kondisi cuaca yang cenderung belum menentu, dikaitkan dengan hasil pertanian mereka memasuki tahun baru 2010.

“Jelas ongkos musim tanam akhir tahun ini bertambah, terutama untuk keperluan pengairan,” kata Sukemi, petani asal Desa Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, Senin.

Pada kondisi normal, kata Sukemi, biaya produksi selama musim tanam biasanya hanya sekitar Rp450 ribu. Jumlah tersebut belum termasuk biaya pupuk dan tenaga buruh.

Namun dengan kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang, biaya itu hampir dipastikan membengkak.

Sumber : daerah irigasi


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: