Posted by: marselazy | December 9, 2009

Pemkab Lampung Selatan Kembangkan Pupuk Organik MOL

Dinas Pertanian Tanaman Pangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (DPTH Lamsel) mengembangkan, pupuk organik dari mikro organisme lokal (MOL) untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia saat tanam padi di musim rendeng ini.

Kepala DPTH Lamsel, Edhi Djayus mengatakan, di Kalianda, Rabu, pembuatan pupuk ini dilakukan dengan memanfaatkan potensi alam sekitar petani, seperti buah pisang atau nasi yang sudah tidak dikonsumsi, kemudian dibusukan dalam suatu wadah tertutup selama 21 hari.

“Dari hasil pembusukan selama 21 itu, dapat diperoleh dari mikro organisme menguntungkan untuk penyubur tanaman yang ramah lingkungan,” kata dia.

Dia menambahkan, pembusukan bahan itu dicampur dengan gula merah atau limbah tetes untuk memperbanyak perkembangan mikro organisme selama pembusukan.

Baca Selanjutnya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: