Posted by: marselazy | December 9, 2009

PDAM Bekasi Targetkan Distribusi Air 60 Persen

Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Bekasi, Jawa Barat (Jabar), berkomitmen meningkatkan distribusi produksi air untuk wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi hingga 60 persen mulai tahun 2010.

“Cukupan pelayanan PDAM Bekasi yang membawahi Kabupaten dan Kota Bekasi hingga kini baru 20,4 persen. Dengan perincian kota 26 persen dan kabupaten 14 persen,” kata Dirut PDAM Bekasi, Wahyu Prihantono, di Cikarang.

Menurutnya, jumlah pelanggan PDAM secara keseluruhan pada 2009 mencapai 140 ribu dari jumlah penduduk kota dan kabupaten sebanyak 4.351.670 jiwa.

Guna meraih target tersebut, kata Wahyu, dibutuhkan biaya investasi seperti pembangunan instalasi pergantian pipa dan pompa, serta pemeliharaan.

“Saat ini lebih dari 60 persen pipa distribusi air telah melebihi usia teknis rata-rata diatas 20 tahun, sehingga rentan terjadi kerusakan,” kata Wahyu yang baru saja dilantik menjadi Dirut PDAM Bekasi, Senin (7/12).

Sementara sebanyak 60 persen mesin pompa telah telah melebihi usia teknis sehingga menyebabkan gangguan distribusi air ke konsumen. “Saat ini kapasitas produksi kami sebesar 1.935 liter per detik, jumlah itu masih jauh memenuhi kebutuhan masyarakat Bekasi,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi persoalan itu, kata dia, PDAM Bekasi telah meyesuaikan tarif otomatis sebesar 15 persen sejak bulan Oktober 2009 lalu sesuai dengan surat peraturan bersama Bupati dan Walikota Bekasi tahun 2006 tentang kenaikan tarif PDAM Bekasi.

“Keputusan tersebut menetapkan penyesuaian tarif otomatis setiap tahun dengan rata-rata penyesuaian 15 persen selama lima tahun,” ujarnya.

Dengan begitu tarif dasar air bagi pelanggan mulai dari kelas rumah tangga hingga industri besar ditingkatkan.

Dia mencontohkan, untuk kategori kelas Rumah Tangga (RT) 1 dikenakan tarif Rp3.571 per meter kubik. Jumlah itu naik Rp466 per meter kubik. Sementara untuk kelas Industri Besar naik menjadi Rp8.200 per meter kubik.

Dikatakan Wahyu, kenaikan tarif itu baru kali ini terjadi sejak dikeluarkan peraturan bersama Bupati dan Walikota Bekasi pada tahun 2007. “Sedangkan pada tahun 2008 tidak dilakukan kenaikan tarif,” ujarnya.

Menurut Wahyu, penyesuaian harga tersebut sangat berpengaruh terhadap harga-harga komponen barang kebutuhan PDAM, antara lain,perlengkapan, bahan kimia dan lain-lain termasuk antisipasi biaya listrik yang rencananya akan naik 15-30 persen pada tahun 2010.

Baca Selanjutnya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: