Posted by: marselazy | November 24, 2009

Jamsostek, Antara Iuran Dan Cakupan Kepesertaan

Berapakah sumbangsih pengusaha untuk memenuhi kebutuhan normatif pekerja, khususnya perlindungan dari risiko kerja?

Jawabannya, kecil sekali. Bahkan lebih kecil dibanding perlindungan yang diberikan perusahaan-perusahaan di negara Asean, atau wilayah Afrika sekalipun.

Di Indonesia, iuran pengusaha hanya 3,7 persen, sedangkan iuran dari pekerja 2 persen (total 5,7 persen dari upah). Jika dibandingkan dengan iuran di Malaysia yang mencapai 20-22 persen dan di Singapura yang sebesar 36 persen maka iuran jaminan sosial di Indonesia sangat kecil.

Dengan kondisi demikian, tidak heran jika manfaat yang bisa diberikan PT Jamsostek belum maksimal, jika dibandingkan dengan manfaat yang di berikan jaminan sosial di Malaysia dan Singapura.

Di kedua negara tersebut, dana jaminan sosial bisa menjadi sudah penyangga dan jaring pengaman perekonomian negara, maka di Indonesia baru sekadar pemberian pinjaman uang muka perumahan, beasiswa dan pengobatan gratis.

Read More


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: