Posted by: marselazy | October 28, 2009

Harga Lada Di Pangkalpinang Naik Tipis

Harga lada di tingkat pedagang pengumpul Kota Pangkalpinang naik tipis menjadi Rp39.500 per kilogram dari harga sebelumnya Rp39.000 per kilogram, karena harga lada pasaran dunia mulai naik.

“Harga komoditi lada di pasaran lokal tergantung dari harga pasaran dunia,” ujar Ellan, pedagang pengumpul di Pasar Pembangunan Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan, harga lada dalam beberapa minggu ini terus turun, padahal pada Oktober 2009 harga lada sempat mencapai Rp44.000 perkilogram.

“Kalupun ada kenaikan itupun sangat tipis seperti harga hari ini naiknya hanya Rp500 per kilogram,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dengan turunnya harga lada maka berdampak langsung pada transaksi lada makin berkurang jika dibandingkan saat harga lada tinggi transaksi meningkat.

“Kalaupun ada masyarakat yang menjual lada mungkin karena ada keperluan yang sangat penting seperti biaya untuk naik haji dan biaya menikahkan anaknya,” ujarnya.

Menurut dia, masyarakat belum mau menjual ladanya karena harga saat ini belum sebanding dengan biaya untuk pemeliharaan tanaman tersebut.

“Masyarakat kembali menyadap karet untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya dari pada harus menjual lada dengan harga murah.

Sahili, pedagang pengumpul lainnya, mengatakan, meski harga lada naik tipis namun transaksi lada masih sepi jika dibandingkan saat sebelumnya harga lada mencapai Rp44.000 perkilogram.

Read More


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: